Minggu, 24 Januari 2016

JELANG SHUBUH


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar..

Salat merupakan ibadah wajib yang dikerjakan muslim lima kali dalam sehari. Selain memperoleh pahala, ternyata ada banyak keutamaan yang akan didapatkan orang yang senantiasa melaksanakan ibadah ini.

Sayangnya, banyak orang mengutamakan duniawi terlebih dahulu baru setelahnya mengerjakan salat. Beberapa diantaranya bahkan harus salat diakhir waktu karena urusan dunia yang tidak kunjung selesai.

Padahal ada keutamaan tersendiri jika seorang mukmin salat di awal waktu. Terlebih, bagi mereka yang sudah bersiap akan salat meski azan sebelum dikumandangkan. Lantas apa saja keutamaannya? Berikut empat keutamaan menunggu waktu shalat tiba.

1. Bukti Kecintaan Hamba
Keutamaan menunggu waktu shalat tiba yang pertama adalah sebagai bukti kecintaan seorang hamba kepada Sang Pencipta. Shalat merupakan media untuk komunikasi dengan Allah, lewat lantunan doa yang diucapkan setiap selesai shalat.

Ketika kita merindukan seseorang yang dicintai, tentu kita akan berusaha untuk tidak terlambat ketika memiliki janji bertemu. Sama halnya bagi orang yang merindukan Allah, kita akan senantiasa menunggu berjumpa dengan-Nya dan akan selalu menunggu perjumpaan tersebut.

2. Mengundang Kebaikan Lain
Keutamaan yang kedua yakni menunggu waktu shalat tiba akan membuat kita berkesempatan melakukan banyak kebaikan. Antara lain seperti membaca Al-Qur’an, i’tikaf, berdzikir, membereskan tempat shalat, dan amalan lainnya. Tentu saja perbuatan yang demikian akan menambah pahala selain pahala dari shalat yang akan dilakukan.

3. Kecilnya Peluang Bermaksiat
Keutamaan orang yang menunggu waktu shalat selanjutnya adalah kecilnya peluang untuk berbuat maksiat. Saat menunggu waktu shalat, tentu seseorang akan lebih berfokus untuk melakukan segala amalan kebaikan. Hal ini yang kemudian membuat kemungkinan untuk bermaksiat itu menjadi sangat kecil.

4. Menjaga Kebersihan Diri dan Hati
Keutamaan yang terakhir yaitu dapat menjaga kebersihan diri dan hati. Salah satu syarat sahnya shalat adalah bersihnya badan dan tempat shalat dari najis. Maka orang yang menunggu waktu shalat, ia sudah terlebih dahulu membersihkan diri dan tempatnya shalat.

Karena itu, Rasulullah SAW menjanjikan bahwa seseorang dikategorikan sedang shalat, tatkala ia meniatkan diri menunggu datangnya waktu shalat. Bahkan, saat itu para malaikat terus melantunkan doa agar kita dirahmati Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya salah seorang di antara kalian (terhitung) di dalam shalat selama tertahan oleh shalat sedang para malaikat mendoakan mereka: 'Ya Allah, ampunilah dia; ya Allah rahmati dia, selama dia tidak berdiri dari tempat shalatnya atau ber-hadats (batal wudhunya)." (HR Bukhari).

Demikianlah informasi mengenai empat keutamaan yang akan diperoleh muslim apabila menunggu waktu shalat. Sebagai seorang yang beriman, hendaklah shalat di awal waktu dan jika berkesempatan tunggulah waktu shalat tersebut tiba. Jangan menunda-nuda waktu shalat karena sibuk mengurusi kegiatan duniawi. Semoga bermanfaat.

Wa'alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.

Jumat, 22 Januari 2016

10 SAHABAT NABI YANG DIJAMIN MASUK SURGA


Ada sepuluh orang dari sahabat Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم yang dijamin pasti masuk ke dalam syurga.

Nama-nama mereka tersebut di dalam hadits yang shahih berikut ini:

عن عبد الرحمن بن عوف قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: أبو بكر في الجنة وعمر في الجنة وعثمان في الجنة وعلي في الجنة وطلحة في الجنة والزبير في الجنة وعبد الرحمن بن عوف في الجنة وسعد في الجنة وسعيد في الجنة وأبو عبيدة بن الجراح في الجنة

“Dari Abdurrahman bin ‘Auf, dia berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: Abu Bakr di syurga, Umar di syurga, Utsman di syurga, Ali di syurga, Thalhah di syurga, Az Zubair di syurga, Abdurrahman bin ‘Auf di syurga, Sa’d di syurga, Sa’id di syurga, dan Abu Ubaidah ibnul Jarrah di syurga.” [HR At Tirmidzi (3747), hadits shahih.]

yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.” (Qs At-Taubah : 100)

Berikut ini 10 orang sahabat Rasul yang dijamin masuk surga (Asratul Kiraam).

1. Abu Bakar Siddiq ra .......

Beliau adalah khalifah pertama sesudah wafatnya Rasulullah Saw. Selain itu Abu bakar juga merupakan laki-laki pertama yang masuk Islam, pengorbanan dan keberanian beliau tercatat dalam sejarah, bahkan juga didalam Quran (Surah At-Taubah ayat ke-40) sebagaimana berikut : “Jikalau tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seseorang dari dua orang (Rasulullah dan Abu Bakar) ketika keduanya berada dalam gua, diwaktu dia berkata kepada temannya:”Janganlah berduka cita, sesungguhya Allah bersama kita”. Maka Allah menurunkan ketenangan kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” Abu Bakar Siddiq meninggal dalam umur 63 tahun, dari beliau diriwayatkan 142 hadiets.

2. Umar Bin Khatab ra .........

Beliau adalah khalifah ke-dua sesudah Abu Bakar, dan termasuk salah seorang yang sangat dikasihi oleh Nabi Muhammad Saw semasa hidupnya. Sebelum memeluk Islam, Beliau merupakan musuh yang paling ditakuti oleh kaum Muslimin. Namun semenjak ia bersyahadat dihadapan Rasul (tahun keenam sesudah Muhammad diangkat sebagai Nabi Allah), ia menjadi salah satu benteng Islam yang mampu menyurutkan perlawanan kaum Quraish terhadap diri Nabi dan sahabat. Dijaman kekhalifaannya, Islam berkembang seluas-luasnya dari Timur hingga ke Barat, kerajaan Persia dan Romawi Timur dapat ditaklukkannya dalam waktu hanya satu tahun. Beliau meninggal dalam umur 64 tahun karena dibunuh, dikuburkan berdekatan dengan Abu Bakar dan Rasulullah dibekas rumah Aisyah yang sekarang terletak didalam masjid Nabawi di Madinah.

3. Usman Bin Affan ra ........

Khalifah ketiga setelah wafatnya Umar, pada pemerintahannyalah seluruh tulisan-tulisan wahyu yang pernah dicatat oleh sahabat semasa Rasul hidup dikumpulkan, kemudian disusun menurut susunan yang telah ditetapkan oleh Rasulullah Saw sehingga menjadi sebuah kitab (suci) sebagaimana yang kita dapati sekarang. Beliau meninggal dalam umur 82 tahun (ada yang meriwayatkan 88 tahun) dan dikuburkan di Baqi’.

4. Ali Bin Abi Thalib ra .........

Merupakan khalifah keempat, beliau terkenal dengan siasat perang dan ilmu pengetahuan yang tinggi. Selain Umar bin Khatab, Ali bin Abi Thalib juga terkenal keberaniannya didalam peperangan. Beliau sudah mengikuti Rasulullah sejak kecil dan hidup bersama Beliau sampai Rasul diangkat menjadi Nabi hingga wafatnya. Ali Bin Abi Thalib meninggal dalam umur 64 tahun dan dikuburkan di Koufah, Irak sekarang.

5. Thalhah Bin Abdullah ra ........

Masuk Islam dengan perantaraan Abu Bakar Siddiq ra, selalu aktif disetiap peperangan selain Perang Badar. Didalam perang Uhud, beliaulah yang mempertahankan Rasulullah Saw sehingga terhindar dari mata pedang musuh, sehingga putus jari-jari beliau. Thalhah Bin Abdullah gugur dalam Perang Jamal dimasa pemerintahan Ali Bin Abi Thalib dalam usia 64 tahun, dan dimakamkan di Basrah.

6. Zubair Bin Awaam .......

Memeluk Islam juga karena Abu Bakar Siddiq ra, ikut berhijrah sebanyak dua kali ke Habasyah dan mengikuti semua peperangan. Beliau pun gugur dalam perang Jamal dan dikuburkan di Basrah pada umur 64 tahun.

7. Sa’ad bin Abi Waqqas .......

Mengikuti Islam sejak umur 17 tahun dan mengikuti seluruh peperangan, pernah ditawan musuh lalu ditebus oleh Rasulullah dengan ke-2 ibu bapaknya sendiri sewaktu perang Uhud. Meninggal dalam usia 70 (ada yang meriwayatkan 82 tahun) dan dikuburkan di Baqi’.

8. Sa’id Bin Zaid ......

Sudah Islam sejak kecilnya, mengikuti semua peperangan kecuali Perang Badar. Beliau bersama Thalhah Bin Abdullah pernah diperintahkan oleh rasul untuk memata-matai gerakan musuh (Quraish). Meninggal dalam usia 70 tahun dikuburkan di Baqi’.

9. Abdurrahman Bin Auf .....

Memeluk Islam sejak kecilnya melalui Abu Bakar Siddiq dan mengikuti semua peperangan bersama Rasul. Turut berhijrah ke Habasyah sebanyak 2 kali. Meninggal pada umur 72 tahun (ada yang meriwayatkan 75 tahun), dimakamkan di baqi’.

10. Abu Ubaidillah Bin Jarrah .....

Masuk Islam bersama Usman bin Math’uun, turut berhijrah ke Habasyah pada periode kedua dan mengikuti semua peperangan bersama Rasulullah Saw. Meninggal pada tahun 18 H di urdun (Syam) karena penyakit pes, dan dimakamkan di Urdun yang sampai saat ini masih sering diziarahi oleh kaum Muslimin.

Berikut, sebahagian para ulama yang menegaskan hukum hadis tersebut sebagai Hasan / Sahih:

1.Al-Hafiz Ibn Hajar al-‘Asqalani di dalam Takhrij Misykah al-Masabih 5/436.

2.Al-Suyuthi di dalam al-Jami’ al-Saghir, bil: 73.

3.Ahmad Syakir di dalam Musnad Ahmad. 3/136.

4.Al-Albani di dalam Takhrij Misykah al-Masabih. Bil: 6064. Dan ramai lagi selain mereka.

Perlu di ingat juga bahawa selain 10 orang sahabat Nabi ini, ada juga sahabat lain yang dijamin surga oleh Nabi SAW seperti Khadijah binti Khuwailid, ‘Abdullah bin Salam, ‘Ukkasyah bin Mihsan dan lain-lain lagi.

Namun 10 orang sahabat tersebut lebih dikenal sebagai al-‘Asyarah al-Mubassyirin bi al-Jannah (10 orang yang diberikan berita gembira dengan syurga) karana nama mereka disebut dalam satu hadis. Ia tidak menafikan para sahabat lain juga merupakan Ahli Syurga.

KETIKA_GALAU_SULIT_DIHALAU



Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Mengapa harus ada rasa #KEHILANGAN...
Sedangkan sendiri bukan berarti #KESEPIAN...
Galau dan Gelisah  hanyalah permainan #RASA...
Manakala akal memanipulasi hati agar #KECEWA....
Tak terpuaskan dalam #KENYATAAN..
Menghayati tentang sesuatu yang #MENYEDIHKAN...
Karena harapan tak mampu #DIWUJUDKAN.

Mengapa harus kesal dan menjadi gusar..?
Cobalah baca Istighfar...
Sambut dengan Hamdallah...
Ikat keduanya dengan dzikrillah...
Agar akal  dan hati nurani senantiasa berdamai..

Sejatinya,,, Hati galau, gelisah sama dengan tidak tenang, Jika ingin diubah, maka harus mencari siapa yang bisa memberikan ketenangan... Siapa?

"Dialah (ALLAH) yang MENURUNKAN KETENANGAN (sakinah) ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan yang telah ada." QS. Al Fath (48): 4

Maka jika kita sedang Galau dan gelisah, itu artinya kita jauh dari Allah... #SOLUSINYA,,  Perbaiki jarak... Dekati lagi #ALLAH.. semakin dekat.. semakin tak berjarak.. hingga gelisah tak menemukan lagi tempat... dan Insya Allah semuanya akan dirasakan INDAH..

Segala Puji bagiMu ya ALLAH... tidak ada yang tidak mungkin ketika Engkau berkehendak.... semua rancangan dan pengaturanMu sangatlah Indah...

Aku malu padaMu yang masih saja sering 'ragu' akan ketetapanMu yang membuatku sering gelisah tidak tenang...

padahal Engkau sedang mempersiapkan yang Indah bahkan sangat Indah dari yang aku bayangkan....

"Relakan hatimu dengan sesuatu yang Allah berikan untukmu.... niscaya engkau menjadi orang yang paling bahagia... "[ Abdullah bin Mas'ud ra ]

Wallahu a'lam Innallah ma'ana

"Rejeki Selalu Seret ? Amalkan 4 Hal Ini di Pagi Hari "

 
Dalam agama islam , segala perbuatan yang dilakukan untuk meraih pahala bisa dikatakan sebuah ibadah . Tentunya perbuatan tersebut haruslah berlandasan niat yang ikhlas dan juga ada contoh dari Rasulullah SAW .
Ada banyak amal ibadah yang mempunyai keistimewaan , bahkan bisa mengundang datangnya rezeki . Sebagai amalan _ amalan itu bisa saja dilaksanakan di berbagai waktu , ada pula yang hanya bisa dilaksanakan di pagi hari . Apa saja ? Berikut ini adalah empat amalan pagi pengundang rezeki .


"1_ Melaksanakan Sholat Tahajud "

Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda "Ketika kalian tidur , setan membuat tiga ikatan di tengkuk kalian . Di setiap ikatan setan akan mengatakan 'Malam masih panjang tidurlah ! "Jika ia bangun lalu berdzikir pada Allah , lepaslah satu ikatan , kemudian jika ia berwudhu , lepas lagi ikatan berikutnya . Selanjutnya jika ia mengerjakan sholat lepaslah ikatan yang terakhir . Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira , jika tidak melakukan seperti ini , jiwanya jadi kotor dan malas ".( HR. Bukhari )


"2_ Do'a Di Pagi Hari "

Rasulullah SAW bersabda "Rabb kita Tabaraka Wa Taala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir , lalu Dia berkata "Siapa yang berdo'a kepadaKu , aku akan memperkenankan do'anya . Siapa yang meminta kepadaKu , pasti akan Kuberi . Dan siapa yang meminta ampun kepadaKu , pasti akan aku ampuni ".( HR . Bukhari dan Muslim )


"3_ Sedekah Pagi Hari "

"Tidak berlalu pagi di setiap hari kecuali ada dua malaikat yang turun dan berdo'a "Ya Allah berikanlah ganti pada yang berinfaq " Sedangkan malaikat yang satunya berdo'a "Ya Allah berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan berinfaq ".( HR. Bukhari dan Muslim )


"4_ Melaksanakan Sholat Dhuha "

"Di dalam tubuh manusia terdapat 360 sendi yang seluruhnya harus dikeluarkan sedekahnya " Para sahabat bertanya "Siapa yang mampu melakukan itu wahai Nabiyullah ?"Beliau menjawab "Engkau membersihkan dahak yang ada dalam Masjid adalah sedekah , engkau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan adalah sedekah , Maka jika engkau tidak menemukannya ( sedekah ) sebanyak itu maka dua rakaat dhuha sudah mencukupimu ( HR . Dawud )

Allah Azza Wa jalla berfirman "Wahai anak Adam , janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu , niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu ,,( HR . Ahmad )

Demikian empat Amalan di pagi hari yang bisa mengundang rezeki . Sebenanya tak hanya empat amalan itu saja yang bisa di lakukan , namun tentunya ada juga amalan pengundang rezeki lainnya yang bisa dilakukan kapan saja .

Sebagai muslim yang taat , kita diperintahkan untuk melakukan itu semua , selain untuk mendapatkan keberkahan dalam hidup , amalan tersebut juga telah disarankan dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW .

Empat Hal Ini Buat Malaikat Menjauhimu

 
Setiap hari manusia mendapat pengawasan dari malaikat yang diutus Allah SWT. Makhluk yang diciptakan dari cahaya ini mencatat seluruh gerak-gerik manusia sejak bangun hingga terlelap lagi.

Tidak hanya itu, berdasarkan Hadist Nabi malaikat juga diutus bagi manusia untuk selalu mengikutinya bergiliran baik dari muka maupun belakang. Padahal, tidak hanya diam, namun malaikat berdoa agar manusia senantiasa mendapat ampunan dan kebaikan.

Namun ada tindakan yang membuat malaikat enggan mendekati manusia. Tidak hanya meninggalkan, malaikat juga melaknat serta mengutuk manusia yang dijauhi tersebut. Lantas, apa saja tindakan yang membuat malaikat menjauhi manusia?

1. Melaknat Para Wanita yang Menolak Keinginan Suaminya
--------------------------------------------------------------------------
Orang pertama yang akan dijauhi malaikat adalah seorang istri yang menolak keinginan suaminya. Seperti diketahui bahwa suami memiliki tanggung jawab yang besar terhadap istrinya. Sehingga tidak heran jika menolak perintah suami bisa membuat malaikat menjauhi manusia tersebut.

Penolakan istri terhadap perintah suami kerap kali membuat suami jengkel terhadap istri. Hal ini sebagaimana tertera dalam hadits Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam yang artinya.

“Jika suami mengajak istrinya untuk tidur bersama, sedangkan sang istri menolak, lalu pada malam itu suaminya menjadi jengkel hatinya kepada istrinya, maka para malaikat melaknat (mengutuk) istrinya hingga pagi hari.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

“Jika seorang istri meninggalkan tempat tidur suaminya, maka ia dilaknat oleh para Malaikat hingga ia kembali,”(HR. Bukhari)

2. Menjauhi Orang Junub
------------------------------------
Malaikat juga menjauhi orang-orang yang junub. Itulah mengapa mereka yang tengah dalam hadas besar bersegera untuk mensucikan diri. Pada hakikatnya malaikat adalah makhluk Allah yang begitu suci. Sehingga sesuatu yang kotor tidak akan didekatinya.

Seperti yang diketahui, banyak sekali ibadah yang tidak diperkenankan kepada orang-orang yang memiliki hadas besar. Di antaranya adalah shalat, memegang Al-Qur’an, membaca Al-Qur'an dan lain-lain, adalah di antara ibadah yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh mereka yang memiliki hadas besar.

“Dari Ibnu Abbas: Sesungguhnya malaikat itu tidak mendekat pada orang yang junub atau yang berlumuran dengan kesumba harum, hingga orang tersebut mandi.”

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Para malaikat senantiasa berdo’a untuk seseorang, selama ia masih berada di tempat shalat, (dan) selama masih belum berhadas.”

Keadaan bersih dan menjaga wudhu juga akan membuat kita cenderung untuk berbuat kebaikan. Misalnya tidak akan melakukan tindakan yang akan membatalkan wudhu seperti menggunjing sesama, menceritaan kejelekan orang lain, dan kegiatan buruk lainnya.

3. Tidak Mau Masuk Ke Rumah yang di Dalamnya Ada Gambar atau Patung
--------------------------------------------------------------------------------------------
Malaikat juga akan menjauhi orang-orang yang tinggal di rumah yang di dalamnya ada gambar dan patung. Seperti kita ketahui bahwa saat ini begitu banyak orang yang menghiasi rumahnya dengan dua asesoris tersebut.

Rasulullah SAW melarang adanya gambar di dalam rumah dan beliau melarang untuk membuat gambar.” (HR. Tirmizi no. 1749 dan beliau berkata bahwa hadits ini hasan shahih)
“Para malaikat tidak akan masuk ke rumah yang terdapat gambar di dalamnya (yaitu gambar makhluk hidup bernyawa)”

“Gambar itu adalah kepala, jika kepalanya dihilangkan maka tidak lagi disebut gambar.” (HR. Al-Baihaqi 7/270. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 1921)

"Manusia yang paling berat azabnya di sisi Allah pada hari kiamat adalah tukang-tukang gambar/pelukis." (HR.Bukhari)

4. Tidak Mau Masuk Ke Rumah yang Terdapat Anjing
-------------------------------------------------------------------
Malaikat juga akan menjauhi orang-orang yang di rumahnya terdapat anjing. Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa malaikat Jibril berjanji akan mendatangi Nabi Muhammad SAW.

Namun setelah di tunggu, malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu tersebut tidak kunjung datang ke rumah Nabi. Padahal, Malaikat Jibrli merupakan makhluk Allah yang tidak pernah ingkar ketika berjanji. Ternyata ada seekor anjing yang menyelinap di bawah tempat tidur Nabi.

Lalu berkatalah beliau shalallahu ‘alaihi wassalam kepada Aisyah radiyallahu anhu (istri beliau), “Aisyah, sejak kapan anjing ini masuk kesini?” Lalu Aisyah pun menjawab, “Demi Allah, aku tidak tahu.” Kemudian Nabi Muhammad menggiring anjing itu keluar.

Tidak lama kemudian Malaikat Jbril mendatangi rumah Nabi dan Rasulullah SAW pun mempertanyakan keterlambatannya.

“Kau telah berjanji kepadaku dan aku menunggumu, tapi engkau tidak juga datang.” Lalu malaikat Jibril memberitahu Nabi Muhammad,
“Di dalam rumahmu terdapat seekor anjing, sehingga ia menghalangiku untuk masuk, karena Kami (para malaikat) tidak mau masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat gambar (makhluk bernyawa) atau anjing. (H.R. Bukhari dan Muslim)

Malaikat merupakan makhluk Allah yang mulia. Kehadirannya tidak hanya diam, namun malaikat dengan kasih sayangnya selalu memohon ampunan untuk manusia atas dosa-dosa yang dilakukan manusia.

Bunyi do’a yang disampaikan para malaikat kepada Allah adalah, “Ya Allah, ampunilah baginya, ya Allah, kasihanilah dia.” (H.R. Bukhari)

Kamis, 21 Januari 2016

Rasulullah Muhammad SAW bersabda:

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar......

Rasulullah Muhammad SAW bersabda:

"Seorang anak Adam sebelum menggerakkan kakinya pada hari kiamat akan ditanya tentang lima perkara:
..tentang umurnya, untuk apa dihabiskannya..;
..tentang masa mudanya, apa yang telah dilakukannya..;
..tentang hartanya, dari sumber mana dia peroleh; dan..
..dalam hal apa dia membelanjakannya..;
..dan tentang ilmunya, mana yang dia amalkan.."
~ ‪#‎HRAhmad‬# ~

Wa'alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil 'aliyil 'azhim. Allahumma sholli 'ala Muhammad, wa 'ala ali Muhammad. Astaghfirullahal 'azhim wa atubu ilaih.

Perumpama'an Orang MUKMIN bagaikan LEBAH.

Perumpama'an Orang MUKMIN bagaikan LEBAH.


عن عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاص,ِ
أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :
وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ إِنَّ مَثَلَ الْمُؤْمِنِ لَكَمَثَلِ النَّحْلَةِ أَكَلَتْ طَيِّبًا وَوَضَعَتْ طَيِّبًا وَوَقَعَتْ فَلَمْ تُكْسَرْ وَلَمْ تَفْسُدْ ْ

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr bin Ash, Sesungguhnya dia mendengan Rasulullah SAW bersabda:
Demi Dzat yang jiwa Muhammad di tangan-Nya, perumpamaan orang mu`min bagaikan lebah. Lebah itu memakan makanan yang baik-baik dan mengeluarkan yang baik pula. Tidak jatuh tatkala menghinggapi dan tidak mematahkan yang dihinggapi.
(HR Ahmad 164-241H).[Musnad Ahmad, II h.199]



LEBAH adalah serangga berbulu dan bersayap empat dan hidup dari madu kembang.
==============================

Allah memberi kemampuan pada lebah untuk memakan berbagai jenis buah-buahan dan untuk menempuh jalan-jalan yang dimudahkan Allah baginya sesuai dengan kemauannya, baik di udara, darat, lembah maupun di pegunungan, lalu kembali ke sarangnya tanpa tersesat.*


Lebah mengeluarkan madu, dan di dalamnya terdapat obat untuk manusia,
==========================

hal ini sesuai dengan firman Allah Swt,  dalam Surat Al-Nahl ayat 69:

ثُمَّ كُلِي مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۚ يَخْرُجُ مِن بُطُونِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِّلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِي ذَ‌ٰلِكَ لَآيَةً لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).

dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya,

di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS. An-Nahl : 69)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan pernyataannya dalam hadits diatas mengisyaratkan agar kita meniru sifat-sifat positif yang dimiliki oleh lebah.

Sifat-sifat itu sendiri memang merupakan ilham dari Allah Subhanahu wa Ta’ala ...
sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an Surat Al-Nahl ayat 68 :

وَأَوْحَى رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ

“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia.” (QS. An-Nahl : 68)


Sifat-Sifat Lebah :
================

Pertama
HINGGAP di tempat yang BERSIH dan MENYERAP hanya yang BERSIH.

Lebah hanya hinggap ditempat-tempat pilihan. Dia sangat jauh berbeda dengan lalat. Serangga yang lain amat mudah ditemui di tempat sampah, kotoran, dan tempat-tempat yang berbau busuk.

Tapi lebah tidak, ia hanya akan mendatangi bunga-bunga atau buah-buahan atau tempat bersih lainnya yang mengandung bahan MADU atau NEKTAR.

Begitu juga sifat seorang mukmin,
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.”
(QS. Al-Baqarah : 172)


Kedua
mengeluarkan yang bersih.

Lebah mengeluarkan madu, dan madu mempunyai khasiat kesehatan untuk manusia.

Dia produktif dengan kebaikan, dan hasilnya dapat bermanfaat bagi mahluk lain.

Begitu juga dengan sifat seorang mukmin mampu mengeluarkan kebaikan yang dirasakan oleh manusia dan mahluk lainnya.


Ketiga
Tidak MERUSAK.

lebah tidak pernah merusak atau mematahkan ranting yang ia hinggapi.

Begitu juga seorang mukmin, setidaknya ia tidak pernah melakukan perusakan dalam hal apapun baik material atau pun non-material.


Keempat
TIDAK pernah MELUKAI kecuali kalau DIGANGGU.

Lebah tidak pernah memulai untuk menyerang. Ia akan menyerang ketika merasa tergangggu atau terancam.

Dan untuk mempertahankan kehormatan umat lebah itu, mereka rela mati dengan melepas sengatnya ditubuh pihak yang diserang.

Sifat ini yang seharusnya dimiliki oleh seorang mukmin.

Itulah karakter-karakter lebah yang patut ditiru oleh orang-orang  mukmin.

Sungguh, tidaklah sia-sia Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebut dan mengabadikan binatang kecil itu dalam Al-Qur’an sebagai salah satu nama surah, yaitu An-Nahl.


Wallahu a’lam bis-Shawab ....